JENUH

Posted: Maret 17, 2010 in Puisi, sosial
Tag:

jenuh sering ku dengar

pada gemerlapnya malam suatu kota

tapi bukan di sini

pada malam yang hanya terdengar lolongan anjing

jenuh membuat pikiranku carut marut

bagai asap di pipa cerobong

karuan terbawa hembusan angin

yang tak tau mau dibawa kemana

jenuh memungkinkan aku berfikir satu

tidak dua ataupun tiga kali

karna jenuh membuatku mati langkah

tak tahu harus berbuat apa

jenuh tak pernah membuat solusi

karna jenuh mempersekutukan ku

bahkan semakin membawaku

pada rasa marah yang tak terkira

Lamuru, 14 Januari 2009

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s